Kamis, 17 November 2011

Memperbaiki Imunitas dan Daya Tahan Tubuh

Sistem imun adalah sekelompok jaringan dan sel yang memiliki fungsi primer untuk melindungi tubuh dari serangan benda asing, misalnya bakteri dan virus. sistem ini membuat tubuh melakukan reaksi perlawanan terhadap bakteri dan virus yang masuk ke dalam tubuh dan menimbulkan infeksi. komponen-komponen yang berbeda dalam sistem aktivitas mereka, di awali dengan tindakan mendeteksi adanya benda asing. kerja sitsem imun tidak hanya terbatas pada benda asing tetapi juga pada kelainan yang terjadi di dalam tubuh, misalnya sel-sel kanker. sistem imun tidak hanya mampu menyingkirkan bakteri dan virus, tetapi juga memiliki fungsi memori yang memungkinkan tubuh untuk tidak terkena infeksi serupa kembali.

Cara terbaik untuk melindungi tubuh terhadap infeksi serius adalah melalui vaksinasi, ini memungkinkan sistem imun untuk berhadapan dengan mikroorganisme penyebab infeksi dan membantu tubuh meningkatkan daya tahan untuk melawan mikroorganisme tersebut. sistem imun akan mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya usia seseorang. ini berarti bahwa dengan bertambahnya kerentanan individu, maka ia perlu mekanisme eksternal untuk memperbaiki imunitas dan daya tahan tubuh. untuk memperbaiki imunitas dan daya tahan tubuh , seseorang sebaiknya mengkomsumsi vitamin dan mineral tertentu melalui makanan sehari-hari. pemberian suplemen seringkali di butuhkan jika asupan vitamin dan mineral tidak cukup di peroleh dari makanan sehari-hari. para ahli juga menghubungkan stres mayor dan minor dengan penurunan fungsi imun tubuh  yang akhirnya mengakibatkan timbulnya suatu penyakit. pada bayi, perlu di berikan nutrisi tambahan yang terdiri vitamin, mineral dan zat gizi esensial lainnya karena sisitem imun bayi belum berkembang sempurna. nutrisi tambahan ini biasanya tersedia dalam bentuk suplemen multivitamin mineral atau produk nutrisi bayi yang mengandung formula lengkap, terdiri dari vitamin, mineral dan zat gizi esensial.

Beberapa anjuran untuk meningkatkan Daya Tahan Tubuh:
  1. jalani diet seimbang, cukup karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. upayakan mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, karena dengan diet rendah lemak aktifitas sel pembunuh alamiah dalam tubuh akan meningkat dan memungkinkan sel tersebut mengeliminir benda asing di dalam tubuh. sedangkan diet tinggi lemak akan menurunkan aktifitas sel tersebut.
  2. cukup tidur dan istirahat, tidak terlalu berlebihan serta tidak pula kekurangan. tidur memberikan waktu untuk tubuh meregenerasi sistem imun yang telah terpakai seharian oleh seseorang ketika beraktifitas. berikan tidur yang berkualitas untuk dapat meningkatkan daya tahan tubuh.
  3. kendalikan stres! jika anda sanggup mengendalikannya maka selesaikanlah. tetapi jika tidak maka hindari sejenak stres tersebut untuk memberikan anda kekuatan kembali dalam menyelesaikannya.
  4. olahraga secara teratur dan baik dalam intensitas sedang, ini berguna membantu fungsi imun dan suasana hati.
  5. jangan mengkonsumsi suplemen lebih dari yang di butuhkan oleh tubuh, sesuaikan dengan kecukupan gizi yang di anjurkan. penggunaan berlebihan dari suplemen akan mengakibatkan bahaya lebih besar dari pada manfaat nya untuk tubuh.

Dokter pada Hakikatnya


Memilih menjadi dokter bukan sekadar agar bisa bergaya dengan Mobil keluaran terbaru, bukan sekadar bisa terihat tampan dengan jas putih kebanggaan, bukan sekadar agar para tetangga terbungkuk-bungkuk hormat melihat kita lewat.

Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan pengabdian. Mengabdi pada masyarakat yang masih akrab dengan busung lapar dan gizi buruk. Mengabdi pada masyarakat yang masih sering mengunjungi dukun ketika anaknya demam  tinggi.

Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan empati, ketika dengan lembut kita merangkul dan menguatkan seorang bapak tua yang baru saja kehilangan anaknya karena malaria.

Memilih jalan menjadi dokter adalah memilih jalan kemanusiaan, ketika kita tergerak mengabdikan diri dalam tim medis penanggulangan bencana dengan bayaran cuma-cuma.

Memilih jalan menjadi dokter adalah memilih jalan kepedulian, saat kita terpaku dalam sujud-sujud panjang, mendoakan kesembuhan dan kebahagiaan pasien-pasien kita.

Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan berbagi, ketika seorang tukang becak menangis di depan kita karena tidak punya uang untuk membayar biaya rumah sakit anaknya yang terkena demam berdarah. Lalu dengan senyum terindah yang pernah disaksikan dunia, kita menepuk bahunya dan berkata, “jangan menangis lagi, pak, saya akan coba membantu.”

Memilih jalan menjadi dokter adalah memilih jalan ketegasan, ketika sebuah perusahaan farmasi menjanjikan komisi besar untuk target penjualan obat-obatnya, lalu dengan tetap tersenyum kita mantap berkata, “maaf, saya tidak mungkin mengkhianati pasien dan hati nurani saya”

Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan pengorbanan, saat tengah malam tetangga dari kampung sebelah dengan panik mengetuk pintu rumah kita karena anaknya demam dan kejang-kejang. Lalu dengan ikhlas kita beranjak meninggalkan hangatnya peraduan menembus pekat dan dinginnya malam.

Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan terjal lagi mendaki untuk meraih cita-cita kita. Bukan, bukan kekayaan atau penghormatan manusia yang kita cari. Tapi ridho MAHA KUASA lah yang senantiasa kita perjuangkan. Yah, memilih menjadi dokter adalah memilih jalan menuju surga, tempat di mana dokter sudah tidak lagi perlu ada.

Rabu, 16 November 2011

Welcome

Welcome to MGE.MD blog. let's talk about health and anything here.
Feel free to navigate around and drop me a message anytime